Memahami Karakteristik Genetik Lovebird

In Satwa 141 views

Genetik Lovebird – Burung lovebird atau burung cinta adalah burung yang berukuran kecil, antara 13 sampai 17 cm dengan berat 40 hingga 60 gram, dan bersifat sosial yang sama-sama memiliki paruh bengkok sama halnya burung nuri yang ada di indonesia. Nama burung cinta atau lovebird berasal dari kelakuannya yang umum diamati, dimana sepasang burung lovebird akan duduk berdekatan dan saling menyayangi satu sama lain dan memeiliki sifat monogami di alam bebas. Sedangkan di indonesia sendiri burung lovebird dikenal sejak tahun 1995 dan harganya pun tergolong murah dibandingkan dengan lovebird sekarang. Dimana untuk harga sepasang lovebird sekarang bisa mencapai ratusan juta rupiah bahkan ada yang mencapai milyar rupiah. Namun melambungnya harga lovebird tidak lepas dari hasil mutasi genetik lovebird itu sendiri. Dibawah ini kami akan sedikit menjabarkan tentang karakteristik genetik lovebird dan contoh cara menyilangkan lovebird sehingga hasil mutasi genetik lovebird sesuai yang diharapkan meskipun tidak 100%
mutasi-genetik-lovebird

Karakteristik Genetik Lovebird

GREEN
Ijo atau green ini adalah warna dasar genetik lovebird dialam (warna nenek moyang bawaan lovebir), warna lovebird dialam dan pada umumnya. Green atau ijo ini bersifat dominan. Untuk mengeluarkan anakan warna green ini cukup menggunakan salah satu indukan saja karena sifatnya dominan jadi langsung bisa muncul green, misal ijo x biru anakan 100% keluar ijo (catatan indukan murni). Green dikenal juga sebagai paruh merah dan setau saja green ini ga ada split (maksudnya tidak ada split green), mohon koreksi

BLUE
Biru, blue series, paruh putih warna dasar kedua. Sifatnya resesif (lebih lemah) jika dibanding green. Untuk menghasilkan blue series diperlukan genentik lovebird warna blue di kedua indukannya. Bisa keduanya blue, bisa keduanya split blue, atau blue x split blue yang penting kedua indukan ada gen bluenya. Blue ada split, biasanya pada paruh merah atau green series splitnya

PARBLUE
Parblue salah satu warna mutasi genetik lovebird, parblue adalah resesif dari blue, parblue sifatnya seperti blue perlu kedua indukan memiliki gen PB dan atau (salah satu wajib gen PB) Blue.
Bisa pb x pb, bisa pb x blue, bisa /pb x blue, bisa /pb x /pb, /pb x /blue, pb x /blue, dll. Parblue ada splitnya, splitnya ada di paruh merah, karena secara teori tidak ada paruh putih yang split PB meskipun banyak peternak yang mengkalim bahwa genetik lovebird paruh putih split pb.

Tapi bukan berarti genetik lovebird paruh putih x paruh putih tidak dapat menghasilkan keturunan PB. Karena hal itu ada beberapa kemungkinan salah satunya paruh putih yang bisa mengeluarkan parblue sebenarnya merupakan parblue tetapi karena kehilangan pigmen kuning (Psittacine) sehingga warna bulu kuning dan paruh orange tidak tampak dan menjadi warna Blue Series (bisa) dan mempunyai potensi mencetak Parblue kembali jika disilang dengan bisa. Biasanya disebut possible Parblue atau disebut broken parblue.

EUWING
Untuk genetik lovebid Euwing = Eumelanin Wing (tidak sempurnanya proses pigmentasi pada sayap) yang menyebabkan warna sayap jadi gelap dari warna normalnya, jika dilihat dari punggung membentuk huruf V apalagi kalau euwing DF (double factor). Bersifat Incomplete Dominant dan tidak ada split euwing. Tapi ini non wing x non wing bisa keluar wing, mungkin ini seperti PB sebenarnya wing tapi ga keliatan, misal pastel wing dll. Jadi untuk menghasilkan euwing perlu salah satu induknya ada genetik wingnya.

OPALINE/BIOLA
Spil Biola bisa juga terdapat di GS splitnya, Split biola hanya terdapat di jantan karena opaline atau biola ini sex linked, atau bergantung pada kelamin.

Contoh Simulasi Persilangan Genetik Lovebird

Sexlinked Genetik lovebird biola

Biola (j) x Warna apapun (B) keluar :
1. jantan /biola
2. betina biola

Genetik lovebird biola jantan ini bisa langsung menghasilkan anakan biola walaupun betinanya warna apapun, inilah kenapa biola jantan harganya bisa 2x lipat biola betina

Biola (j) x Biola (B) keluar :

1. jantan biola
2. betina biola

sayaarat indukannya murni

Split Biola (j) x Warna apapun (B) keluar :
1. jantan (possible) /biola (bisa jadi jantan split biola bisa juga jantan biasa)
2. betina biola (kemungkinan keluarnya kecil, asal sabar aja)
3. betina biasa

Split Biola (j) x Biola (B) keluar :
1. jantan /biola
2. jantan biola
3. betina biola
4. betina biasa

Warna apa saja (J) x Bio (B) keluar :
1. jantan /biola
2. betina biasa

Lalu darimana warna mutasi (euwing, biola, pb) muncul? Ini hasil persilangan yang panjang berdasarkan perhitungan, pengetahuan, dan keahlian para peneliti bukan karena asal-asalan ternak lalu ujung-ujungnya keluar biola/parblue/euwing.

Semuanya karena Allah yang maha kuasa, tapi apa yang ada di dunia ini berjalan sesuai ketentuan-NYA kita hanya perlu berusaha berdasarkan aturan-atura yang ada, salah satunya teori genetik lovebird yang ada.

Lalu apa bisa kita menghasilkan mutasi sendiri? Bisa saja kalo memiliki kemampuan rekayasa genetika.

Sampai disini dulu ulasan kami tentang genetik burung lovebird, dan silahkan dikoreksi melalui kolom kementar dan jika ada yang terlewat akan kami perbaiki postingan ini

Tags: #burung lovebird #harga lovebird #hewan #lovebird biola #lovebird euwing #lovebird parblue #mutasi genetik

Jenis Burung Hantu di Indonesia dan Dunia
Jenis Burung Hantu di Indonesia dan Dunia
Burung Hantu – Selain jenis elang dan
Alap Alap Walet, Eurasian Hobby
Alap Alap Walet, Eurasian Hobby
Alap Alap Walet atau Eurasian hobby merupakan
Elang Brontok atau Changeable Hawk eagle (CHE)
Elang Brontok atau Changeable Hawk eagle (CHE)
Elang Brontok atau elang CHE adalah salah
Lovebird Biola, Ciri-ciri dan Harga Lovebird Biola
Lovebird Biola, Ciri-ciri dan Harga Lovebird Biola
Lovebird biola – Nama Biola mungkin sebagian
Must read×

Top